| Mentan Panen Mangga dan Anggur di Probolinggo |
|
|
| Sumber : Direktorat Budidaya Tanaman Buah | |
| Sabtu, 10 Maret 2007 | |
|
Indonesia sebagai negara yang beriklim tropis dengan wilayah yang luas dan memiliki keanekaragaman agroklimat, mampu menghasilkan hampir semua jenis buah tropika dan sub tropika termasuk mangga dan anggur. Komoditas mangga di Indonesia tersebar di 30 propinsi di Indonesia, sedangkan yang merupakan sentra 12 propinsi (DI Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara) secara keseluruhan luas areal panen pada tahun 2005 tercatat sekitar 170.000 ha dengan total produksi 1.412.884 ton. Sedangkan konsumsi perkapita 0,6 kg/tahun. Nilai ekspor mangga ke pasar Internasional tahun 2005 tercatat 964,29 ton dengan nilai ekspor US $ 999,981 (0,69 %) terhadap total ekspor US $ 145,263,246. Sedangkan komoditas anggur di Indonesia tersebar di 6 propinsi yaitu Bali, Jatim, DIY, Jateng, Sumsel dan Sulteng. Komoditas anggur yang terbesar di Prop. Bali, sedangkan di propinsi lainnya hanya merupakan tanaman pekarangan.
Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0 s/d 2.500 m dpl, suatu daratan yang miring dengan bagian rendah di sebelah utara dan berbatasan langsung dengan selat Madura. Dengan melihat geografis serta lahan di Kab. Probolinggo sebelah utara atau daerah pesisir sampai bagian tengah yang merupakan bagian lereng dan kaki gunung yang membujur dari barat ke timur sangat potensial untuk tanaman padi, jagung, kedele, bawang merah, mangga dan anggur. Selanjutnya semakin naik ke selatan yakni sekitar kawasan Semeru, Bromo dan pegunungan Argopuro berpotensi untuk pengembangan tanaman sayuran seperti : kubis, kentang, bawang daun, cabe merah, wortel, tomat dan buah-buahan seperti alpukat, durian dan manggis. Pemerintah daerah Kab. Probolinggo telah mencanangkan kebijakan mengenai komoditas pertanian terutama hortikultura. Kab. Probolinggo memiliki luas wilayah 169.616 ha yang terdiri dari potensi lahan sawah 37.302 ha, tegalan 51.969 ha dan pekarangan 15.391 ha. Kabupaten Probolinggo agroklimatnya sesuai untuk pengembangan tanaman hortikultura terutama komoditas mangga, sedangkan kota Probolinggo sangat sesuai untuk pengembangan anggur. MANGGA Di kabupaten Probolinggo mangga merupakan salah satu komoditas unggulan dan mempunyai prospek yang cukup baik. Jumlah tanaman mangga di Kab. Probolinggo saat ini 1.041.234 pohon dengan jumlah tanaman muda 366.626 pohon. Tanaman tua (tidak produktif) 9.741 pohon dan tanaman produktif 664.817 pohon. Produktivitas antara 50 - 160 kg/pohon dan produksi rata-rata pertahun 52.582 ton. Luas lahan yang diusahakan adalah 23.491 ha tersebar di 12 kecamatan sentra mangga antara lain di kecamatan Tongas (1.985 ha), Pakuniran (2.525 ha), Gading (1.675 ha), Maron (2.045 ha), Banyuanyar(3.219 ha) Besuk (1.850 ha), Wonomerto (1.778 ha), Paiton (1.675 ha), Leces (1.061 ha), Kota Anyar (1.945 ha), Tegal Silwan (1.861 ha),dan Krejengan (1.872 ha). Jumlah kelompok tani yang ada sekarang berjumlah 348 kel. tani dengan jumlah petani 23.557 orang. Varietas mangga yang dikembangkan adalah Arumanis ( 65 %), Manalagi (25%) dan lainnya (10%). Mangga Probolinggo terutama varietas Arumanis sangat popular dan sudah dipasarkan di dalam negeri maupun di pasar Internasional, seperti Singapore. Persentasi hasil produksi mangga kualitas ekspor dari Probolinggo sekitar 30 %, lebih tinggi dibanding dari sentra produksi sekitarnya (Kab. Situbondo, Ponorogo dan Pasuruan). ANGGUR Kunjungan Menteri Pertanian RI ke Kab./Kota Probolinggo pada tanggal 11 Nov 2006 adalah dalam rangka panen mangga dan anggur. Panen mangga akan dilaksanakan di Desa Sentong , Kec. Krejengan yang merupakan sentra mangga di Kab. Probolinggo. Di Kec. Krejengan ini luas lahan yang diusahakan adalah 1.872 ha. Sedangkan panen anggur dilaksanakan di Kel.Ketapang Kec. Kademangan Kota Probolinggo merupakan sentra anggur dengan luas pertanaman anggur mencapai 1,94 ha dengan produktivitas 15,6 ton/ha. |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Selasa, 11 Maret 2008 ) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|









![[ design-weedus ]](http://www.hortikultura.go.id/templates/weedus02/images/bottom-right.gif)